| No.Klasifikasi |
: 8X03 |
| Penulis |
: Muhammad Saidi
|
| Penerbit |
: SIC |
| Tahun Terbit |
: 2006 |
| Tempat |
: - |
| ISBN |
: 979-9415-93-4 |
|
Angin beliung, ketika menghempas di bumi dan berputar-putar di pekebunan yang luas dan rimbun, akan menjadi bencana. Ia (angin beliung) termasuk salah satu deretan bencana alam. Perkebunan yang mulanya rimbun, berserak oleh ulah angin beliung itu. Bahkan rumah-rumah penduduk akan porak-poranda bila kebetulan angin beliung mampir disana. Tentu saja, bangunan, pohon-pohonan akan menjadi rata dengan tanah.
Apabila angin beliung memporak-porandakan perkebunan sawit, maka yang ada dalam benak kita batang-batang pohon sawit itu akan segera menjadi calon kayu bakar: dipotong kecil-kecil, dijemur, dan masuk hitungan kayu bakar. Tetapi, berbeda ketika batang pohon sawit itu berada di tangan anak-anak yang cakap, cekatan dan terampil malekukan percobaan, maka dari batang pohon sawit yang sudah tumbang itu di sadap nira sawit. Nira sawit diolah menjadi gula merah, cuka, dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar