penjelasan gambar Perpustakaan Perguruan Setia Bhakti Kota Tangerang: 823 Fiksi Inggris
Home Tentang Kami Kontak Kami Data Buku Info PMB

Pencarian Buku

Tampilkan postingan dengan label 823 Fiksi Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 823 Fiksi Inggris. Tampilkan semua postingan

The Devil's Teardrop

No.Klasifikasi : 823
Penulis : Jeffery Deaver
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2005
Tempat : Jakarta
ISBN : 979-22-1216-7

Pada malam Tahun Baru 1999, jam 9 pagi. seorang pria naik ke eskalator stasiun metro yang penuh sesak dan menembakkan senapan mesin berperedam ke tengah orang banyak. Dia lolos tak terlihat dalam kekacauan yang timbul. Belasan orang tewas dan terluka.

Satu jam kemudian, Wali Kota menerima surat tuntutan tebusan sejumlah 20 juta dolar. Kalau tidak dipenuhi, si penulis surat akan menyuruh si pembunuh beraksi lagi pada jam 4, 9, dan tengah malam... ratusan orang akan mati.

Namun kemudian ada laporan tabrak lari. Korbannya ternyata si penulis surat yang menjadi otak penembakan tersebut. Sekarang si penembak sinting tak bisa dilacak dan dihentikan....

Hanya surat tuntutan tebusan itu satu-satunya petunjuk. Maka Parker Kincaid dipanggil. Sebagai ahli pemeriksa dokumen forensik, Parker diharapkan bekerja sama dengan Margaret Lukas, agen yang menangani kasus ini. Di tangan mereka, teka-teki pembunuh misterius itu diharapkan terbongkar.


The Man In The Brown Suit

No.Klasifikasi : 823
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2002
Tempat : Jakarta
ISBN : 979-686-345-6

Perampokan berlian. Kematian karena kecelakaan di stasiun kereta api bawah tanah di London, dan pembunuhan atas diri wanita cantik di puri di daerah luar kota yang terpencil.
Apa dan siapa yang terlibat? Apakah orang asing yang mengaku dirinya dokter yang lalu lenyap begitu saja? Ataukah yang disebut koran-koran sebagai Pria Bersetelan Cokelat?
Hanya Anne Beddingfield, yang telah menemukan secara kertas yang kerbau kapur barus, yang percaya bahwa dia bisa memecahkan misteri itu. Dan untuk melakukan penyelidikan itu, dia menyeberangi samudra yang penuh bahaya, ke Afrika. Di sanalah berawalnya intrik dan petualangan yang sebenarnya.


Towards Zero

No.Klasifikasi : 813
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2003
Tempat : Jakarta
ISBN : 979-403-391-X

''Saya suka cerita detektif yang baik," kata Mr. Treves. "Sayang awal cerita-cerita itu biasanya salah! Dimulai dengan pembunuhan-padahal pembunuhan adalah akhirnya. Segalanya berawal jauh sebelumnya, kadang-kadang bertahun-tahun sebelumnya, dengan segala macam kejadian yang berkaitan, yang mengarahkan orang-orang tertentu, pada suatu waktu tertentu, ke tempat tertentu pula. Semua mengarah ke satu titik... Kemudian, ketika saatnya tiba... terjadilah! Titik Nol!"

Mr. Treves duduk merenung di depan perapian, merenungkan segala kejadian yang dialaminya hari itu.

"Bahkan sekarang," lanjutnya,"sebuah pembunuhan sedang dipersiapkan. Seandainya aku berniat menulis cerita pembunuhan yang brutal dan bergelimang darah, cerita itu akan kumulai dengan seorang pria tua yang duduk merenung di depan perapian... berpikir-pikir, merancang... dan mengarahkan segala kejadian serta orang-orang tertentu menuju titik nol."

The Secret Adversary

No.Klasifikasi : 813
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2002
Tempat : Jakarta
ISBN : 979-686-021-X

Ketika kapal Lusitania ditorpedo, seorang laki-laki datang kepada Jane Finn. Laki-laki itu tampaknya takut akan sesuatu atau seseorang. Ia membawa dokumen penting yang sangat berarti bagi Inggris. Ia meminta Jane Finn menghilang. Segala usaha pencarian atas dirinya sia-sia belaka.

Lima tahun telah lewat. Dan perang sudah usai. Kejadian itu sudah dilupakan orang. Tetapi kini ada bahaya baru. Dokumen itu dikhawatirkan jatuh ke tangan musuh. Kalau itu betul-betul terjadi, opini publik akan memihak kaum buruh dan teror pemerintahan.

"Tuan Brown", pemimpin sebuah organisasi besar. menginginkan dokumen itu. Dengan kelihaian seorang aktor besar, "Tuan Brown" memainkan peranannya.

"Dua Petualang Muda", Tuppence dan Thomas Beresford, secara tidak sengaja terlibat pula dalam pencarian dokumen itu. Mereka selalu bersama-sama "Tuan Brown", dekat dengannya, tapi tidak tahu siapa dia...

Bahaya yang diramalkan semakin dekat. Jane Finn harus segera ditemukan. Dokumen harus diamankan. Dan setelah itu hanya ada pertunjukan tunggal. "Tuan Brown" harus segera ditangkap basah untuk dibuka kedoknya. Karena hanya dialah kunci segalanya....

Why Didn't They Ask Evans?

No.Klasifikasi : 813
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2003
Tempat : Jakarta
ISBN : 979-403-588-2

Angin bertiup dari laut. Perlahan-lahan kabut mulai menipis...menipis...

Dibawah sana terlihat sesosok tubuh terkapar tak berdaya... Laki-laki itu berusia empat puluhan, masih bernapas, meskipun pingsan.

Bobby memandanginya. Rambut cokelat yang ikal, hidung yang besar, dagu yang kukuh, sederet gigi yang putih bersih terlihat dari celah bibirnya yang sedikit terbuka, dan... sepasang kaki yang tertekuk aneh.

Tiba-tiba orang itu membuka matanya, dan mengucapkan sebuah kalimat.

''Mengapa mereka tidak memanggil Evans?" Tubuhnya bergetar, kelopak matanya menutup, dan dagunya turun... Laki-laki itu mati.