|
Rini melangkah pulang dengan cemberut. Hatinya kesal bercampur sedih. Betapa tidak! Ia baru saja membohongi Ibu Siti, Kepala sekolah dasar, tempat ia belajar.
"Hai, Rini, kau tampak pucat sekali," masih terngiang suara Ibu Siti di daun telinganya tadi. "Sedang tak sehat kau ini. Pulanglah kalau kau sakit. Ingat, tak boleh memaksa diri kalau kondisi tubuh terganggu....."
"Maaf, Bu," sahut Rini tertahan. "Semalam saya harus menjaga Ibu yang mendadak sakit agak keras." "Oh, kalau begitu kau kuizinkan pulang sekarang"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar